Mempergunakan KPI Sebagai Strategi Efektifitas Bisnis

Saat ini, dunia usaha mendapatkan tantangan antara biaya dan produktifitas. Kadangkala tingginya produktifitas tidak selaras dengan nilai efisiensi perusahaan. Lalu bagaimana perusahaan dapat menyeimbangkan kedua hal tersebut?

Salah satu strategi yang perlu untuk dijalankan dalam dunia bisnis adalah pentingnya menetapkan parameter-parameter terukur yang mampu untuk menjaga ukuran produktifitas dan efisiensi tersebut. Penetapan parameter ini ditetapkan dalam bentuk KPI.

Lalu bagaimana proses penetapan atas strategi tersebut dijalankan.

(1) Menyusun Budget

Salah satu parameter yang ditetapkan adalah budget. Menyusun budget itu sendiri harus dilakukan dengan mempergunakan rasio yang tepat. Untuk dapat mengukur rasio antara output produktifitas dan nilai biaya.

(2) Penetapan Program Efisiensi

Perusahaan ada baiknya menyusun program efisiensi yang kemudian dijabarkan ke setiap departemen. Memastikan setiap divisi tersedia tanggung jawab atas terlaksananya program tersebu.

(3) Meningkatkan Nilai Output

Mengukur nilai optimalisasi dari masing-masing divisi untuk kemudian menetapkan sebagai nilai output yang tepat.

Lalu bagaimana perusahaan Anda mengelola Efektifitas Bisnis? Lakukan proses pencarian referensi eksternal untuk menjalankan efektifitas bisnis tersebut. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Advertisements

Mempersiapkan Sumber Daya Manusia di Era Industri 4.0

Perkembangan teknologi saat ini sangat maju dan kompleks. Transformasi tidak hanya terjadi di pelaku industri saja. Namun juga terjadi di sektor pelanggan. Setiap bisnis menghadapi masalah terbesar yaitu sumber daya manusia.

Keterbatasan pada kemampuan dan kecepatan mengadopsi perubahan adalah tantangan yangbharus dijawab. Secara regulasi, bisnis juga terpatok pada peraturan pemerintah, sehingga membongkar pasang sumber daya manusia adalah hal yang tidak dapat dilakukan secara mudah. Lalu apa yang harus perusahaan jalankan dalam mengelola sumber daya manusia tersebut?

(1) Mengembangkan Divisi HRD ke Arah Strategis

Divisi HRD tidak mengedepankan kembali proses rutin manajemen secara umum. Terdapat pertimbangan untuk dapat mengidentifikasi tantangan dan melakukan transformasi perubahan ke arah bisnis secara strategis.

(2) Mengembangkan Kemitraan Tenaga Kerja

Dibandingkan dengan melakukan rekruitmen tenaga kerja baru dengan skill yang tinggi, lakukan proses kemitraan untuk meningkatkan alih teknologi di dalam bisnis. Sedikit demi sedikit kompetensi SDM perusahaan Anda akan berkembang

(3) Fleksibilitas Terstruktur

Konsep fleksibilitas adalah konsep bisnis yang mampu untuk menjawab tantangan. Namun pastikan bahwa konsep tersebut terstruktur, namun apabila sulit untuk terstruktur kembangkan dalam konteks project.

Bagaimana perusahaan Anda saat ini? Lakukan pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat mengimplementasikan transformasi SDM dalam perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Pelatihan Mendesain KPI

Dalam memastikan mekanisme kinerja perusahaan terukur dengan tepat, perusahaan sebaiknya melakukan proses penyusunan KPI sebagai bentuk dari proses pengukuran kinerja yang obyektif. Selain untuk dapat melakukan penilaian per jabatan yang ada dalam organisasi, pelatihan itu sendiri dapat membantu perusahaan untuk memastikan bahwa KPI yang dimiliki dapat dipergunakan untuk melakukan proses pengukuran kinerja dapat membantu pengembangan organisasi.

Lalu, bagaimana program pelatihan yang tepat dan efektif untuk dapat menyusun KPI tersebut. Pelatihan selama 1 (satu) hari ini disusun untuk memastikan bagaimana KPI tersebut disusun.

Berikut ini adalah silabus untuk pelatihan satu hari yang dipergunakan untuk memastikan bagaimana proses penyusunan KPI dapat dijalankan secara tepat dan efektif.

No Agenda Pelatihan Waktu Pelatihan Output
1 Penyusunan SWOT Analysis 1 jam Peserta memahami teknik penyusunan SWOT Analysis sebagai dasar pembuatan KPI
2 Perumusan aspek variable indicator kinerja perusahaan 1 jam Peserta mampu menyusun variable indicator kinerja untuk keuangan, internal proses, customer dan learning
3 Pembuatan KPI per departemen berbasiskan balanced score card 2 jam Peserta mampu menjabarkan KPI per departemen sesuai dengan fungsi dan deskripsi masing-masing jabatan
4 Pembuatkan worksheet KPI 2 jam Peserta mampu untuk menyusun worksheet yang menjadi catatan atas pengisian kinerja karyawan
5 Pembuatan manual KPI 1 jam Peserta mampu untuk menyusun manual KPI

Bagaimana perusahaan Anda melakukan penyusunan KPI? Lakukan proses pencarian referensi eksternal untuk memastikan bahwa KPI yang dijalankan adalah tepat dan efektif untuk dapat dijalankan dalam perusahaan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Strategic Performance Management

Pengendalian terkait manajemen kinerja dalam perusahaan adalah penting diaplikasikanya untuk menyamakan gerakan dinamis perusahaan dalam mencapai tujuan.  Mengkombinasikan antara manajemen kinerja dan manajemen strategis merupakan suatu langkah tepat untuk dapat mensinergikan program yang disusun oleh perusahaan.

Banyak manfaat yang dapat dimiliki oleh perusahaan ketika menjalankan Strategic Performance Management. Hal yang utama adalah memunculkan rasa tanggung jawab pada setiap individu dalam perusahaan untuk mencapai arahan dan strategi perusahaan.

Untuk mencapai kunci keberhasilan dalam konsep strategic management, berikut ini adalah beberapa hal yang perlu untuk memastikan kinerja manajemen berjalan dengan tepat.

(1) Penyusunan Strategi Perusahaan

Untuk memastikan penetapan kriteria pencapaian sesuai, perusahaan harus mampu melakukan analisis secara tepat dan efektif untuk memastikan bahwa strategi disesuaikan dengan konteks organisasi. Perusahaan harus memastikan bahwa strategi konteks yang dikembangkan adalah sesuai dengan kondisi yang menjadi perbaikan dalam perusahaan. Pertimbangan atas strategis perusahaan adalah mengidentifikasi setiap tahapan input dan output dalam perusahaan untuk mendapatkan sinergi yang kuat dalam performa perusahaan. Dimana orientasi dalam pencapaian tujuan perusahaan adalah pada konteks peerusahaan secara keseluruhan dan tidak hanya terfokus kepada satu bagian/ individu saja.

(2) Pengelolaan Inovasi

Pencapaian target harus dikondisikan dengan memberikan ruang yang memadai bagi karyawan untuk terus berusaha dalam mencapai target tanpa melupakan orientasi proses. Pengembangan kreatifitas dan pola pemikiran yang terus-menerus meningkatkan pembelajaran dapat dipastikan untuk mencapai nilai maksimal dari program inovasi yang ditetapkan dalam perusahaan.

Lalu bagaimana pengembangan dan pengelolaan perusahaan dapat dikembangkan sesuai dengan konsep pencapaian strategis. Kinerja yang tepat dapat membawa perusahaan dalam dinamika pertumbuhan yang maksimal. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

 

Mengembangkan Sistem Kompetensi Nasional

Menghadapi tantangan atas MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN), negara dan perusahaan dapat melakukan proses pengelolaan terkait dengan sistem proteksi atas ketengakerjaan.  Saat ini, permasalahan ketenagakerjaan menjadi perihal yang memiliki dua sisi yang kontradiktif, antara biaya dengan kompetensi. Realistisnya, kondisi dimana kompensasi dalam nilai yang tinggi tentu dibarengi dengan status kompetensi yang tinggi.  Namun realisasi atas tantangan tersebut masih perlu dievaluasi lebih lanjut.

Salah satu cara untuk melindungi kepentingan antara tenaga kerja, pemerintah dan perusahaan adalah mengembangkan sistem sertifikasi kompetensi. Penting untuk memastikan bahwa  kompetensi teridentifikasi dalam suatu sistem uji yang memiliki status reliabilitas yang tepat. Dimana di dalamnya tenaga kerja menjalani serangkai uji kompetensi yang kemudian apabila lulus maka tenaga kerja yang dimaksudkan tersebut mendapatkan sertifikat atas uji kompetensi tersebut.

Setiap perusahaan ketika melakukan proses rekruitmen, memastikan kecocokan unit kompetensi yang ada dengan standar kualifikasi yang dipersyaratkan yang ditetapkan. Adalah penting bagi tenaga kerja asing untuk juga mengikuti standar kompetensi yang dipersyaratkan tersebut. Sangat strategis dan memberikan solusi antara pertentangan perlu tidaknya suatu perusahaan melakukan rekruitmen tenaga kerja asing. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Tahapan Strategis dalam Melakukan Proses Regenerasi Organisasi

Bagaimana Anda mengkaji perusahaan Anda saat ini? Apakah perusahaan Anda dapat mengakomodasi kepentingan dan kebutuhan dari konsumen? Banyak perusahaan besar mengalami kegagalan dari pertumbuhan selanjutnya, yang mana alasan yang muncul adalah karena perusahaan gagal menjalankan pengembangan konsep organisasi yang dapat mengikuti konsep kompetisi dari perusahaan.

Lalu bagaimana konsep pengembangan organisasi yang mengikuti arus regenerasi kebutuhan konsumen.

(1) Seimbangkan core process dengan konsep produk

Perusahaan harus dapat melakukan identifikasi terkait dengan konsep produk yang dibutuhkan oleh konsumen. Setelah desain produk dikembangkan jalankan analisis pengembangan alir utama (core business) yang kemudian dipastikan tergambarkan dalam organisasi.

(2) Mengembangkan konsep business process

Melakukan proses identifikasi terkait dengan core business yang dimaksud untuk kemudian melakukan penyusunan terhadap alir proses yang ditetapkan dalam business process. Proses penyusunan business process dapat mengaplikasikan model BPR, yaitu Business Process Reengineering. Dimana dengan strategi manajemen tersebut maka proses dapat dilakukan reengineering secara maksimal.

(3) Mengubah Kompetensi Organisasi

Bagaimana kompetensi organisasi diubah? Adalah hal yang sangat penting ketika organisasi akan melakukan suatu upaya penting dalam proses peningkatan organisasi untuk menetapkan fokus perubahan. Salah satu penempatan fokus yang tepat adalah pada fungsi supervisor dan manager. Adalah sangat strategis bagi perusahaan untuk menggunakan level posisi ini sebagai agen perubahan dalam menjalankan proses regenerasi organisasi.

(4) Mengembangkan Sistem Manajemen Unjuk Kerja yang Efektif

Dalam proses regenerasi, adalah penting bagi perusahaan untuk memastikan harmonisasi pencapaian tujuan organisasi tercapat secara tepat dan efektif. Penetapan proses penilaian unjuk kerja yang tepat dapat menstimulus adanya suatu kondisi kompetitif dan tuntutan dalam organisasi untuk dapat secara dinamis bergerak dalam memastikan proses regenerasi organisasi berjalan secara cepat dan optimal.

Regenerasi organisasi kadangkala mengalami masalah kesulitan untuk dapat menyatukan kapasitas organisasi antara waktu saat ini dengan kondisi waktu yang akan dituju. Tantangan organisasi menjadi suatu hal yang harus diantisipasi dengan sistem yang tepat. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk mengembangkan manajemen sumber daya manusia dalam perusahaan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Pentingnya Sistem Penilaian Kinerja dalam Menyusun Sistem Kompensasi

Penempatan sistem renumeasi dalam perusahaan diidentifikasi berdasarkan dua parameter, yaitu prestasi dan kompetensi.  Kedua hal ini meskipun terkelompokkan menjadi dua kategori yang berbeda namun dalam penerapannya tidak dapat terlepaskan.

 

Kompetensi yang merupakan persyaratan dalam suatu penempatan fungsi/ jabatan menggambarkan baik secara teknis maupun aspek soft kompetensi sebagai persyaratan penting dalam penetapan grade (nilai) jabatan.  Nilai jabatan tersebut kemudian menjadi dasar dalam penempatan dalam tabel kompensasi. 

 

Namun secara realisasinya, kadangkala kompetensi tidak seiring dengan prestasi ataupun kontribusi dari personel tersebut terhadap perusahaan.  Tidak selamanya sistem kompetensi mampu mewujudkan kondisi aktual bagaimana karyawan yang bersangkutan dapat berperan dan terukur dengan nilai positif. Melihat dari permasalahan tersebut, adalah penting bagi perusahaan untuk dapat menyeimbangkan aspek prestasi ke dalam sistem renumerasi.

 

Pembuatan KPI (Key Performance Indicator) dapat amat sangat membantu perusahaan dalam menempatkan individu dengan jabatan ber”kompetensi” tertentu ke dalam suatu standar aktual yang efektif.  Sehingga perusahaan memiliki catatan hasil sebenarnya tidak hanya berdasarkan kualifikasi dalam menempatkan suatu individu ke dalam kerangka kompensasi yang sudah ditetapkan.

 

Penyusunan SOP renumerasi menjadi sangat penting dan kritikal sehingga menjadi suatu kebutuhan strategis perusahaan dalam menyeimbangkan antara penghargaan dan produktifitas.  Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat dalam menyusun sistem renumerasi dan pengukuran kinerja dalam perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)