5 Langkah Efektif untuk Menjalankan Migrasi ISO 9001:2015

Mengingat telah diterbitkannya ISO 9001 versi 2015 yang terbaru, adalah menjadi tantangan perusahaan untuk dapat melakukan proses up grading atas ISo dengan versi yang terbaru. Terdapat beberapa revisi yang muncul dalam ISO 9001:2015, yang meskipun merubah secara prinsip namun perombakan dalam sistem dokumentasi dan implementasinya akan terasa lebih efektif.

Untuk dapat melakukan proses migrasi yang tepat, ada baiknya perusahaan melakukan proses penerapan 5 langkah efektif berikut ini untuk menjalankan proses up grade ISO 9001:2015.

(1) Penyusunan Issue Internal dan Eksternal

Penerapan atas issue baik yang internal dan eksternal disusun sebagai perencanaan penyusunan konteks organisasi. Dalam aplikasinya, perusahaan dapat menjalankan pendekatan atas konteks organisasi tersebut ke dalam penyusunan strategi program dan sasaran mutu. Penetapan sistem dijalankan sesuai dengan strategi program yang dimaksudkan tersebut.

(2) Penyusunan Risk Based Think System

Melakukan analisis resiko berdasarkan pada setiap tahapan proses yang disusun ke dalam sistem yang dimaksud. Memastikan pola perhitungan resiko pada setiap tahapan dan strategi untuk menurunkan resiko.

(3) Perombakan Sistem

Menyusun ulang sistem yang dibutuhkan dan mengevaluasi sistem yang telah dimiliki untuk dapat memastikan bahwa sistem yang ada telah mengakomodasi seluruh resiko yang muncul. Perbaikan berkesinambungan dilakukan untuk memastikan resiko dapat terkendali secara tepat.

(4) Menginventarisasi Knowledge

Adalah suatu pekerjaan penting dalam proses up grading untuk dapat memastikan seluruh data atas keahlian, kompetensi serta pelatihan yang dimiliki oleh perusahaan baik dalam bentuk pengetahuan internal (melekat pada karyawan dan manajemen perusahaan) serta pengetahuan eksternal (pelanggan, pemerintah, dan lainnya) menjadi pendukung yang tepat untuk dapat memastikan sistem terjalankan secara efektif.

(5) Pengelolaan Perbaikan Berkesinambungan

Perusahaan harus melakukan perombakan dalam perbaikan yang dimiliki. Memastikan terlaksana secara kuantitatif dan menunjukkan trend yang positif. Melekatkan sistem dengan hasil yang optimal adalah bagian penting dalam menetapkan dan menyusun sistem.

Perusahaan harus dapat memastikan bahwa sistem yang dimiliki mampu untuk memberikan kontribusi perbaikan dan secara efektif mampu untuk teroptimalkan. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat memastikan bahwa sistem yang disusun mampu secara efektif memastikan perbaikan dan pertumbuhan bisnis yang positif. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Manfaat Pengembangan Manajemen Strategi dalam Perusahaan

Dalam kondisi saat ini, dimana aspek kompetitif dari keunikan dan kekuatan secara strategis termasuk di dalamnya adalah status terhadap pengelolaan manajemen. Pengelolaan manajemen harus diintervensi dengan rekayasa strategis.  Proses penetapan atas rekayasa stategis tersebut dijalankan dengan menjalankan konsep analisis pertumbuhan perusahaan dengan tantangan serta ancaman atas perusahaan.

Konsep pengelolaan yang tepat secara strategis dapat memberikan cukup manfaat dalam perusahaan, baik itu dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Berikut adalah beberapa manfaat yang dapat perusahaan dapatkan ketika menerapkan manajemen strategi.

(1) Memastikan Transformasi Bisnis Berjalan

Manajemen strategi adalah mengadopsi model bisnis ideal dengan model bisnis strategis yang tajan dan sesuai dengan sasaran tujuan bisnis. Alih-alih terfokus dengan kegiatan rutin, manajemen strategis selalu mencari alternatif-alternatif mode bisnis yang mampu mengembangkan bisnis menjadi lebih berkembang dan kompetitif.

(2) Menjalankan Bisnis Forecasting

Peramalan bisnis harus dijalankan, dengan selalu mempertimbangkan seluruh faktor SWOT (Strength, Weakness, Opportuninty & Threat) yang menjadi dasar dari seluruh arahan dan penyusunan sistem.  Bisnis bukan hanya sekedar compliance (kepatuhan saja), serta sistem bukan hanya berisikan tentang aturan baku yang menjadi dasar proses, namun sistem harus memuat aspek inovasi serta kekuatan bisnis untuk menjadi kuat dan memiliki tingkat kesadaran yang tinggi atas segala resiko bisnis yang muncul.

Strategi adalah memasukkan formula-formula penting untuk dapat menghindari perusahaan atas resiko serta mengendalikan perusahaan agar mencapai kekuatn inovasi yang tepat. Lalu bagaimana perusahaan dapat memastikan bahwa sistem yang dijalankan adalah tepat dan efektif untuk dijalankan. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat mengembangkan strategi dalam pengelolaan manajemen.(amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Menjalankan Program Audit Retail yang Efektif

Dalam dunia retail, baik yang modern maupun tradisional, adalah penting untuk memastikan menjalankan proses audit retail sebagai pemastikan kesesuaian implementasi sistem manajemen retail yang dijankan dengan sistem yang dimiliki.

Proses aplikasi dari kegiatan audit ini, tidak hanya meliputi pada retail yang bersifat retail grosir saja namun juga dapat meliputi pada retail jasa. Untuk memastikan efektifitas dari kegiatan audit retail dijalankan, berikut adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam menjalankan audit retail.

(1) Pemahaman SOP

Salah satu dari tujuan audit retail adalah untuk melakukan proses kajian atas kesesuaian SOP (standard Operating Procedure) yang terdapat dalam perusahaan serta realisasi dari bagaimana SOP tersebut dikembangkan dan diimplementasikan di kegiatan operasional aktual.

(2) Pengendalian Kebijakan

Dalam bisnis retail, banyak kegiatan seperti transaksi dan penanganan pelanggan dijalankan berdasarkan kebijakan baik oleh cabang maupun kantor pusat.  Perusahaan harus dapat memastikan bahwa status atas pengendalian kebijakan dijalankan dengan tepat dan tidak menyimpang dari arahan kebijakan umum.

(3) Evaluasi Kompetensi dan Pelayanan

Bagaimana perusahaan memastikan bahwa persyaratan dan kualitas pelayanan adalah sesuai dengan standar persyaratan. Perusahaan harus dapat memastikan bahwa komponen pelayanan harus dapat dijalankan sesuai dengan standar persyaratan yang ditetapkan.

Bagaimana perusahaan dapat menjalankan konsep pengembangan program audit dalam kegiatan manajemen retail yang dijalankan dalam perusahaan? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat memastikan bahwa pengembangan atas manajemen retail dapat dijalankan secara tepat dan sesuai. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Menghitung Investasi Transformasi SDM dalam Perusahaan

Apakah perusahaaann Anda saat ini akan melakukan proses transformasi SDM (Sumber Daya Manusia)? Melakukan proses transformasi SDM bukanlah proses yang mudah dan bahkan di beberapa perusahaan memakan biaya yang tinggi.

Ada baiknya bagi perusahaan untuk melakukan analisis atas investasi yang dilakukan untuk menjalankan proses transoformasi SDM.

(1) Investasi Rekruitmen

Dalam program trasnformasi manajemen SDM, terkadang perusahaan harus memastikan bahwa program rekruitmen dijalankan secara tepat dan akurat. Menjalankan konsep strategis dan memperkuat antara Sistem Manajemen Strategis yang akan dijalankan dengan kompetensi yang akan direkruit.

(2) Investasi Pelatihan

Apabila dalam proses rekruitmen termasuk di dalamnya adalah rekruitmen internal dan eksternal tidak berjalan dengan tepat. Maka perusahaan harus mendesain program pelatihan untuk memastikan ketercapaian target kompetensi pada SDM (Sumber Daya Manusia).

(3) Investasi Sistem

Perusahaan harus mendesain ulang atas seluruh kebijakan-kebijakan SDM (Sumber Daya Manusia) termasuk di dalamnya untuk dapat memastikan bahwa sistem disusun secara tepat dan akurat.untuk memastikan bahwa sistem terjalankan sesuai dengan standar persyaratan yang telah ditetapkan.

Lalu bagaimana proses pelaksanaan transformasi bisnis di dalam perusahaan Anda? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat memastikan kesesuaian dari implementasi Business Process Re-engineering yang akurat dalam perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

 

Transformasi Small Enterprise

Berbeda dengan dekade sebelumnya, dalam masa milenia ini perubahan harus melakukan transformasi atas perubahan bisnis.  Apabila sebelumnya, pertimbangan bahwa perusahaan besar dengan jumlah output yang massive adalah jenis perusahaan yang sulit untuk fleksible dan bertransformasi dengan keadaan.  Usaha kecil memungkinkan setiap elemen dalam organisasi untuk dapat bertransformasi secara maksimal dan kuat. Seluruh kekuatan organisasi dapat dibentuk dalam waktu yang singkat dan efektif.

(1) Mendesain Creative Tink Tank

Organisasi mendesain budaya inovasi yang kuat, setiap aspek proses yang menyebabkan adanya suatu langkah kerja yang panjang dengan jumlah karyawan massif dapat dipotong untuk menjadi anak perusahaan terpisah ataupun dikembangkan dalam bentuk mitra kerja.  Semakin besar ruang lingkup perusahaan dalam mendesain organisasi maka akan semakin terbuka peluang untuk mengembangkan anak-anak usaha ataupun mitra usaha.

(2) Mengelola Kompetensi Generalis

Dalam organisasi kecil, fungsi spesialisasi dihilangkan menjadi fungsi generalis.  Perbenturan konflik dalam pelaksanaan akan terjadi namun dapat diantisipasi dengan menggunakan pendekatan proyek dengan desain pekerjaan yang dapat dijalankan oleh setiap elemen di organisasi.

(3) Menjalankan Konsep Service Company

Perusahaan harus melupakan strategi menjual namun lebih kepada melayani. Konsep hubungan baik dan bagaimana menjalankan pendekatan pemecahan masalah adalah strategi penting yang harus dijalankan oleh perusahaan.

Bagaimana pola desain organisasi dalam perusahaan Anda? Lakukan proses pendesainan ulang organisasi secara tepat dan efektif. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Manfaat Job Validation Bagi Perusahaan

Pengembangan atas sistem operasional perussahaan membutuhkan proses pemeriksaan ulang atas struktur organisasi serta implementasi penerapan fungsi-fungsi organisasi berdasarkan pada referensi atas penetapan jabatan dan tanggung jawab fungsi dalam perusahaan. Lalu apa manfaat dari proses job validation dijalankan dalam perusahaan.

Berikut adalah manfaat atas pentingnya proses job validation dilakukan dalam perusahaan.

Pertama, Mengkaji Fungsi Struktural Organisasi

Adalah penting bagi perusahaan untuk dapat menjalankan kajian atas implementasi kebijakan strategis perusahaan dalam organisasi. Normalnya seluruh elemen dalam perusahaan menjalankan sistem implementasi kebijakan perusahaan.  Pemastian dilakukan untuk mencegah adanya duplikasi peranan atau justru hilangnya peranan dalam organisasi.

Kedua, Melakukan Verifikasi Awal Atas Nomenklatur Jabatan

Memastikan bahwa bahwa jabatan yang terkait atas nomenklatur jabatan adalah sesuai dengan isi uraian jabatan yang terdapat dalam nomenklatur jabatan. Melakukan evaluasi atas kesesuaian nomenklatur yang pada saat ini telah ditetapkan dengan isu dari uraian jabatan tersebut.

Ketiga, Memastikan Nilai Rasional dari Kompetensi dan Beban Kerja

Melakukan proses kajian secara kuantitatif dan kualitatif terkait dengan besaran nilai kompetensi dan beban kerja yang terdapat dalam jabatan tersebut.  Melakukan perhitungan besaran proporsional terkait dengan kompetensi dan beban kerja yang dimaksudkan tersebut.

Bagaimana dengan proses job validation dalam perusahaan Anda? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat mengembangkan sistem manajemen SDM perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Penyusunan HR Dashboard sebagai Bentuk Pemantauan Kinerja HR

HR meme

Pola kerja unit Human Capital/ Human Recources adalah sangat beragam dan memiliki variabel yang sulit untuk diukur. Namun bagaimana proses evaluasi efektifitas atas peranan HR dapat dijalankan?

Beberapa hal yang penting dapat menjadi nilai untuk perbaikan manajemen, namun alangkah baiknya apabila data yang terbentuk secara kuantitatif tersebut diubah menjadi data kualitatif. Memastikan ulang bahwa pola kinerja yang dijalankan oleh Human Resources dijalankan.

HR Dasboaard adalah suatu bentuk aplikasi sederhana yang dapat dikemas dalam bentuk Microsoft Excell sederhana sekalipun.  Hal yang tersulit adalah menghubungkan antara kinerja yang satu dengan lainnya. Pemahaman dasboard adalah untuk menjadi pintu monitoring dalam melihat bagaimana sistem manajemen SDM dalam perusahaan tersebut seimbang terimplementasi.  Konsep kausalitas antara policy dan dampak harus menjadi poin penting dalam mengurutkan sistem evaluasi dalam HR Dashboard yang dimaksudkan tersebut.

Tertarik untuk menjalankannya? Jangan terlalu berpikir rumit atas penyusunanan, lakukan pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat memastikan sistem manajemen SDM yang terbentuk akan efektif. (amarylliap@gmail.com)

Pengembangan SDM dalam Bidang Industri Jasa

Berbeda dibandingkan dengan dunia usaha yang bergerak di bidang manufacturing.  Pengembangan sektor jasa memiliki tingkat ketergantungan yang tinggi dengan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia).  Dalam beberapa hal, proses pengelolaan manajemen SDM (Sumber Daya Manusia) yang dilakukan berbeda dengan proses pengelolaan manajemen SDM (Sumber Daya Manusia) dalam bidang Manufacturing.

Adapun proses pengelolaan manajemen SDM (Sumber Daya Manusia) tersebut dijalankan dengan melalui beberapa program/ tahapan.

(1) Penetapan Nilai-nilai Perusahaan

Berbeda dibandingkan dengan manufacturing, dalam sektor jasa, karyawan adalah asset penting.  Karyawan adalah perwakilan perusahaan ketika berhadapan dengan pelanggan. Pemastian terkait dengan nilai-nilai tersebut harus tertanam dengan kuat pada diri karyawan.  Nilai selain menjadi dasar dari seluruh prilaku SDM ketika berada di perusahaan, nilai juga dapat menjadi pemersatu perusahaan ketika mengembangkan sistem operasional yang dijalankan.

(2) Pengelolaan kompetensi

Seluruh tantangan dalam perusahaan harus dipetakan untuk kemudian ditetapkan jenis karakteristik yang berhubungan dengan sistem pengelolaan kompetensi tersebut.  Dalam beberapa hal, proses pengelolaan kompetensi dilakukan dengan melakukan proses identifikasi kompetensi, pelatihan/ pengembangan kompetensi serta program pengujian kompetensi.  Aspek kompetensi ada baiknya untuk divalidasi untuk memastikan bahwa proses penetapan kompetensi sesuai dengan manajemen pengelolaan atas resiko usaha.

(3) Pengelolaan Sistem Renumerasi

Dalam industri jasa, penetapan sistem renumerasi adalah menjadi penting.  Pertimbangan yang ditetapkan tidak hanya berdasarkan kepada nilai pasar, aspek produktifitas, resiko maupun komitmen atas loyalitas menjadi nilai yang penting dalam melakukan proses pengelolaan sistem renumerasi dalam perusahaan.

Bagaimana dengan proses pengelolaan manajemen SDM dalam perusahaan Anda? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat mengembangkan sistem manajemen SDM dalam perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Tahapan dalam Menjalankan Restrukturisasi Organisasi

Banyak perusahaan mengalami tantangan baru terkait dengan adanya peningkatan biaya operasional dan adanya penurunan daya beli dari masyarakat. Untuk menjamin kelangsungan usahanya, perusahaan melakukan banyak strategi yang dapat dipastikan salah satunya adalah dengan mengoptimalkan kapasitas organisasi. Salah satu cara yang tepat untuk dijalankan adalah dengan melakukan proses restrukturisasi organisasi.

Proses restrukturisasi dapat dijalankan dengan melakukan tahapan proses sebagai berikut:

(1) Melakukan proses Business Process Reengineering
Ada pentingnya bagi perusahaan untuk menjalankan perubahan strategis terkait dengan business process yang saat ini sedang dijalankan. Lakukan proses evaluasi untuk dapat memastikan bahwa business process yang dimaksud dapat dilakukan proses perbaikan untuk dapat mengefektifkan proses kerja dan memastikan adanya optimalisasi dari fungsi sumber daya manusia.

(2) Melakukan proses Analisis Jabatan
Penetapan analisis jabatan dalam organisasi dilakukan untuk menyambung perbaikan dari business process yang telah ditetapkan untuk dilakukan proses koreksi. Penyusunan ulang fungsi dan tanggung jawab jabatan yang ada dalam organisasi sangat dibutuhkan untuk memastikan adanya konsep strategis untuk mengoptimalkan peranan suatu jabatan dalam organisasi.

(3) Kajian Organisasi
Proses untuk menjalankan kajian organisasi adalah penting setelah konsep penetapan jabatan tersebut dilakukan. Pemetaan fungsi dan jabatan dalam organisasi menjadi proses penting yang menjadi bagian penting untuk dilakukan. Setelah pemetaan ditetapkan. Lakukan proses evaluasi terhadap kondisi yang ada untuk kemudian disusunkan struktur organisasi yang baru.

Proses restrukturisasi organisasi adalah langkah penting bagi perusahaan/organisasi untuk dapat bertahan dalam menghadapi tantangan bisnis. Fleksibilitas dan kemampuan untuk beradaptasi dalam proses restrukurisasi dapat meningkatkan nilai perusahaan dengan memastikan ukuran organisasi yang rasional. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Desain SOP Industri Melalui Total Quality Control

Dalam melakukan proses penyusunan SOP untuk sektor industri/ manufacturing, kadangkala tidak terimplementasinya sistem yang muncul ke dalam organisasi adalah pendekatan yang salah dalam proses penetapan sistem. Tidak teradopsinya Total Quality Control yang tepat dalam penyusunan sistem justru akan menyebabkan sistem yang terbentuk akan terpisah, dan seluruh aspek industri tidak melihat kualitas sebagai bagian yang mengikat antar departemennya.

Pendekatan konsep Total Quality Control akan memberikan manfaat yang efektif dalam perusahaan, khsususnya bagaimana perusahaan melakukan proses perumusan masalah. Tahapan identifikasi pemecahan masalah adalah salah satu faktor penting yang harus disinerfikan pada seluruh lini operasional. Mulai dari level operator sampai dengan manager, sesuai dengan kewenangan yang ditetapkan dalam organisasi tersebut.

Menarik untuk kemudian dikembangkan pendekatan SOP melalui Total Quality Control, sebagaimana proses ini juga membantu membentuk adanya knowledge management. Pendekatan perumusan masalah yang tepat dapat membuka organisasi untuk dapat memecahkan masalah melalui program dan kegiatan training agar pemecahan masalah di setiap lini menjadi efektif. Tentu saja pendekatan ini akan sangat membantu budaya pemecahan dalam organisasi.

Tidak hanya membantu organisasi dalam bidang manufacturing saja, sistem pendekatan operasionasl ini juga dapat diaplikasikan pada jenis industri jasa ataupun bisnis bentuk lainnya. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat dan efektif untuk dapat mengembangkan sistem dalam organisasi Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)