Teknik Mengaplikasikan Arsitektur Manajemen SDM (Sumber Daya Manusia)

Dalam menjalankan Sistem Manajemen SDM (Sumber Daya Manusia), perusahaan harus dapat dipastikan menjalankan aplikasi manajemen SDM dengan tepat. Salah satu pendekatan efektif yang dijalankan untuk mengaplikasikan manajemen SDM adalah dengan mempergunakan teknik struktur dari arsitektur manajemen SDM.  Gambaran dari arsitektur manajemen SDM nya adalah sebagai berikut.

diagram-hr

Detail dari program aplikasi yang dimaksudkan adalah sebagai berikut:

(1) HR Service

Proses operasional layanan yang dijalankan terkait dengan hak dan kewajiban SDM (Sumber Daya Manusia) seperti layanan atas rekruitmen, kompensasi/ remunerasi,  serta administrasi kepersonaliannya yang menyangkut hak dan kewajiban.

(2) HR System

Penetapan atas sistem SDM (Sumber Daya Manusia) yang terstruktur dalam bentuk sistem. Sistem ini disusun berdasarkan business process perusahaan dan kemudian menempatkan posisi HR sebagai pendukung business process. Termasuk di dalamnya adalah penetapan peraturan atas regulasi maupun aspek hukum yang mengikat dalam sistem.

(3) HR Strategy

Penetapan strategi dan kebijakan yang disusun oleh perusahaan sebagai bentuk pemastian terkait dengan arahan manajemen untuk memperjelas aplikasi dari aspek  peraturan perusahaan. Stategi lebih mengutamakan arahan yang dipergunakan untuk menetapkan rencana jangka panjang untuk meningkatkan nilai kinerja SDM (Sumber Daya Manusia)

Bagaimana perusahaan Anda menerapkan sistem manajemen SDM? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk memastikan sistem manajemen SDM dijalankan secara tepat dan maksimal. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Strategi HR dalam Menjalankan Cost Efficiency

Dalam kondisi saat ini, dimana suatu konsep strategi efisiensi dikembangkan dalam beberapa perusahaan dengan memastikan bahwa peningkatan nilai profit dapat tercapai dengan nilai business process yang efisien yang tepat.

Bagaimana konsep HR disusun untuk memastikan bahwa cost effiencency dijalankan?

Langkah Pertama, Mengelola Resiko SDM secara tepat

Perusahaan harus memetakan kompetensi dari organisasi dan karyawan secara tepat.  Menjalankan suatu bentuk perencanaan terkait dengan perencenaan tenaga kerja perusahaan, bagaimana perusahaan memastikan bahwa resiko perusahaan dapat terkendali dengan kompetensi SDM yang tepat. Peranan SDM dalam mencegah resiko perusahaan muncul adalah pola pencegahan yang dapat dijadikan sistem pengendalian untuk memastikan efisiensi keuangan berjalan dengan tepat.

Langkah Kedua, Perhitungan Produktifitas dan Jumlah tenaga Kerja

Saat ini, tidak sedikit perusahaan untuk dapat bertahan mengurangi jumlah tenaga kerja sebagai bentuk komposisi dari biaya operasional perusahaan. Namun, sebelum hal tersebut terjadi, unit kerja SDM harus dapat mengevaluasi nilai rasio yang tepat antara produktifitas yang dimunculkan ataupun resiko yang dapat tercegah dari tenaga kerja yang ada.

Salah satu kunci terpenting dalam memastikan strategi cost efficiency dijalankan adalah dengan memastikan adanya pengendalian yang tepat untuk meningkatkan efisiensi biaya yang muncul dalam perusahaan.  Selain berperan dalam fungsi administrasi kepegawaian, perusahaan harus dapat memastikan perusahaan memegang peranan penting terkait dengan penerapan strategi ketenagakerjaan perusahaan. Lakukan pencarian referensi eksternal yang tepat untuk meningkatkan kualitas strategis kebijakan SDM dalam perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Manfaat Pengembangan Manajemen Strategi dalam Perusahaan

Dalam kondisi saat ini, dimana aspek kompetitif dari keunikan dan kekuatan secara strategis termasuk di dalamnya adalah status terhadap pengelolaan manajemen. Pengelolaan manajemen harus diintervensi dengan rekayasa strategis.  Proses penetapan atas rekayasa stategis tersebut dijalankan dengan menjalankan konsep analisis pertumbuhan perusahaan dengan tantangan serta ancaman atas perusahaan.

Konsep pengelolaan yang tepat secara strategis dapat memberikan cukup manfaat dalam perusahaan, baik itu dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Berikut adalah beberapa manfaat yang dapat perusahaan dapatkan ketika menerapkan manajemen strategi.

(1) Memastikan Transformasi Bisnis Berjalan

Manajemen strategi adalah mengadopsi model bisnis ideal dengan model bisnis strategis yang tajan dan sesuai dengan sasaran tujuan bisnis. Alih-alih terfokus dengan kegiatan rutin, manajemen strategis selalu mencari alternatif-alternatif mode bisnis yang mampu mengembangkan bisnis menjadi lebih berkembang dan kompetitif.

(2) Menjalankan Bisnis Forecasting

Peramalan bisnis harus dijalankan, dengan selalu mempertimbangkan seluruh faktor SWOT (Strength, Weakness, Opportuninty & Threat) yang menjadi dasar dari seluruh arahan dan penyusunan sistem.  Bisnis bukan hanya sekedar compliance (kepatuhan saja), serta sistem bukan hanya berisikan tentang aturan baku yang menjadi dasar proses, namun sistem harus memuat aspek inovasi serta kekuatan bisnis untuk menjadi kuat dan memiliki tingkat kesadaran yang tinggi atas segala resiko bisnis yang muncul.

Strategi adalah memasukkan formula-formula penting untuk dapat menghindari perusahaan atas resiko serta mengendalikan perusahaan agar mencapai kekuatn inovasi yang tepat. Lalu bagaimana perusahaan dapat memastikan bahwa sistem yang dijalankan adalah tepat dan efektif untuk dijalankan. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat mengembangkan strategi dalam pengelolaan manajemen.(amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Menjalankan Program Audit Retail yang Efektif

Dalam dunia retail, baik yang modern maupun tradisional, adalah penting untuk memastikan menjalankan proses audit retail sebagai pemastikan kesesuaian implementasi sistem manajemen retail yang dijankan dengan sistem yang dimiliki.

Proses aplikasi dari kegiatan audit ini, tidak hanya meliputi pada retail yang bersifat retail grosir saja namun juga dapat meliputi pada retail jasa. Untuk memastikan efektifitas dari kegiatan audit retail dijalankan, berikut adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam menjalankan audit retail.

(1) Pemahaman SOP

Salah satu dari tujuan audit retail adalah untuk melakukan proses kajian atas kesesuaian SOP (standard Operating Procedure) yang terdapat dalam perusahaan serta realisasi dari bagaimana SOP tersebut dikembangkan dan diimplementasikan di kegiatan operasional aktual.

(2) Pengendalian Kebijakan

Dalam bisnis retail, banyak kegiatan seperti transaksi dan penanganan pelanggan dijalankan berdasarkan kebijakan baik oleh cabang maupun kantor pusat.  Perusahaan harus dapat memastikan bahwa status atas pengendalian kebijakan dijalankan dengan tepat dan tidak menyimpang dari arahan kebijakan umum.

(3) Evaluasi Kompetensi dan Pelayanan

Bagaimana perusahaan memastikan bahwa persyaratan dan kualitas pelayanan adalah sesuai dengan standar persyaratan. Perusahaan harus dapat memastikan bahwa komponen pelayanan harus dapat dijalankan sesuai dengan standar persyaratan yang ditetapkan.

Bagaimana perusahaan dapat menjalankan konsep pengembangan program audit dalam kegiatan manajemen retail yang dijalankan dalam perusahaan? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat memastikan bahwa pengembangan atas manajemen retail dapat dijalankan secara tepat dan sesuai. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Menghitung Investasi Transformasi SDM dalam Perusahaan

Apakah perusahaaann Anda saat ini akan melakukan proses transformasi SDM (Sumber Daya Manusia)? Melakukan proses transformasi SDM bukanlah proses yang mudah dan bahkan di beberapa perusahaan memakan biaya yang tinggi.

Ada baiknya bagi perusahaan untuk melakukan analisis atas investasi yang dilakukan untuk menjalankan proses transoformasi SDM.

(1) Investasi Rekruitmen

Dalam program trasnformasi manajemen SDM, terkadang perusahaan harus memastikan bahwa program rekruitmen dijalankan secara tepat dan akurat. Menjalankan konsep strategis dan memperkuat antara Sistem Manajemen Strategis yang akan dijalankan dengan kompetensi yang akan direkruit.

(2) Investasi Pelatihan

Apabila dalam proses rekruitmen termasuk di dalamnya adalah rekruitmen internal dan eksternal tidak berjalan dengan tepat. Maka perusahaan harus mendesain program pelatihan untuk memastikan ketercapaian target kompetensi pada SDM (Sumber Daya Manusia).

(3) Investasi Sistem

Perusahaan harus mendesain ulang atas seluruh kebijakan-kebijakan SDM (Sumber Daya Manusia) termasuk di dalamnya untuk dapat memastikan bahwa sistem disusun secara tepat dan akurat.untuk memastikan bahwa sistem terjalankan sesuai dengan standar persyaratan yang telah ditetapkan.

Lalu bagaimana proses pelaksanaan transformasi bisnis di dalam perusahaan Anda? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat memastikan kesesuaian dari implementasi Business Process Re-engineering yang akurat dalam perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

 

Transformasi Small Enterprise

Berbeda dengan dekade sebelumnya, dalam masa milenia ini perubahan harus melakukan transformasi atas perubahan bisnis.  Apabila sebelumnya, pertimbangan bahwa perusahaan besar dengan jumlah output yang massive adalah jenis perusahaan yang sulit untuk fleksible dan bertransformasi dengan keadaan.  Usaha kecil memungkinkan setiap elemen dalam organisasi untuk dapat bertransformasi secara maksimal dan kuat. Seluruh kekuatan organisasi dapat dibentuk dalam waktu yang singkat dan efektif.

(1) Mendesain Creative Tink Tank

Organisasi mendesain budaya inovasi yang kuat, setiap aspek proses yang menyebabkan adanya suatu langkah kerja yang panjang dengan jumlah karyawan massif dapat dipotong untuk menjadi anak perusahaan terpisah ataupun dikembangkan dalam bentuk mitra kerja.  Semakin besar ruang lingkup perusahaan dalam mendesain organisasi maka akan semakin terbuka peluang untuk mengembangkan anak-anak usaha ataupun mitra usaha.

(2) Mengelola Kompetensi Generalis

Dalam organisasi kecil, fungsi spesialisasi dihilangkan menjadi fungsi generalis.  Perbenturan konflik dalam pelaksanaan akan terjadi namun dapat diantisipasi dengan menggunakan pendekatan proyek dengan desain pekerjaan yang dapat dijalankan oleh setiap elemen di organisasi.

(3) Menjalankan Konsep Service Company

Perusahaan harus melupakan strategi menjual namun lebih kepada melayani. Konsep hubungan baik dan bagaimana menjalankan pendekatan pemecahan masalah adalah strategi penting yang harus dijalankan oleh perusahaan.

Bagaimana pola desain organisasi dalam perusahaan Anda? Lakukan proses pendesainan ulang organisasi secara tepat dan efektif. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Manfaat Job Validation Bagi Perusahaan

Pengembangan atas sistem operasional perussahaan membutuhkan proses pemeriksaan ulang atas struktur organisasi serta implementasi penerapan fungsi-fungsi organisasi berdasarkan pada referensi atas penetapan jabatan dan tanggung jawab fungsi dalam perusahaan. Lalu apa manfaat dari proses job validation dijalankan dalam perusahaan.

Berikut adalah manfaat atas pentingnya proses job validation dilakukan dalam perusahaan.

Pertama, Mengkaji Fungsi Struktural Organisasi

Adalah penting bagi perusahaan untuk dapat menjalankan kajian atas implementasi kebijakan strategis perusahaan dalam organisasi. Normalnya seluruh elemen dalam perusahaan menjalankan sistem implementasi kebijakan perusahaan.  Pemastian dilakukan untuk mencegah adanya duplikasi peranan atau justru hilangnya peranan dalam organisasi.

Kedua, Melakukan Verifikasi Awal Atas Nomenklatur Jabatan

Memastikan bahwa bahwa jabatan yang terkait atas nomenklatur jabatan adalah sesuai dengan isi uraian jabatan yang terdapat dalam nomenklatur jabatan. Melakukan evaluasi atas kesesuaian nomenklatur yang pada saat ini telah ditetapkan dengan isu dari uraian jabatan tersebut.

Ketiga, Memastikan Nilai Rasional dari Kompetensi dan Beban Kerja

Melakukan proses kajian secara kuantitatif dan kualitatif terkait dengan besaran nilai kompetensi dan beban kerja yang terdapat dalam jabatan tersebut.  Melakukan perhitungan besaran proporsional terkait dengan kompetensi dan beban kerja yang dimaksudkan tersebut.

Bagaimana dengan proses job validation dalam perusahaan Anda? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat mengembangkan sistem manajemen SDM perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Penyusunan HR Dashboard sebagai Bentuk Pemantauan Kinerja HR

HR meme

Pola kerja unit Human Capital/ Human Recources adalah sangat beragam dan memiliki variabel yang sulit untuk diukur. Namun bagaimana proses evaluasi efektifitas atas peranan HR dapat dijalankan?

Beberapa hal yang penting dapat menjadi nilai untuk perbaikan manajemen, namun alangkah baiknya apabila data yang terbentuk secara kuantitatif tersebut diubah menjadi data kualitatif. Memastikan ulang bahwa pola kinerja yang dijalankan oleh Human Resources dijalankan.

HR Dasboaard adalah suatu bentuk aplikasi sederhana yang dapat dikemas dalam bentuk Microsoft Excell sederhana sekalipun.  Hal yang tersulit adalah menghubungkan antara kinerja yang satu dengan lainnya. Pemahaman dasboard adalah untuk menjadi pintu monitoring dalam melihat bagaimana sistem manajemen SDM dalam perusahaan tersebut seimbang terimplementasi.  Konsep kausalitas antara policy dan dampak harus menjadi poin penting dalam mengurutkan sistem evaluasi dalam HR Dashboard yang dimaksudkan tersebut.

Tertarik untuk menjalankannya? Jangan terlalu berpikir rumit atas penyusunanan, lakukan pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat memastikan sistem manajemen SDM yang terbentuk akan efektif. (amarylliap@gmail.com)

Training Administrasi Tata Kelola Naskah Dinas dan Kesekretariatan

Bagi banyak perusahaan, program atas pelatihan administrasi perkantoran adalah penting dan menjadi bagitan utama untuk memastikan bahwa proses tata kelola administrasi berjalan sesuai dengan standar persyaratan.

Program pelatihan dalam bentuk 2 (dua) hari pelatihan, dapat dipergunakan untuk memastikan bahwa tata kelola administrasi dapat dijalankan sesuai dengan standar persyaratan. Berikut adalah agenda untuk kegiatan pelatihan administrasi perkantoran tersebut.

Hari Pertama

(1) Pengenalan Tata Kelola Naskah Dinas

(2) Pengenalan Tata Kelola Arsip/ Dokumentasi

(3) Teknik menyusun memo dan surat dinas

Hari Kedua

(1) Teknik Penyusunan Laporan Kerja

(2) Teknik administrasi proses pengadaan dan dokumen legal

Diharapkan dengan mengikuti pelatihan 2 (dua) hari, staff administrasi dalam perusahaan bisa menjalankan dan mengembangkan proses pengelolaan administrasi perkantoran yang tepat dan efektif. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk mengoptimalkan proses operasional perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Tahapan Sukses Mengembangkan Sistem Franchise

Pengembangan penjualan/ marketing dengan menggunakan sistem Franchise adalah pekerjaan yang penuh dan tantangan, bahkan tidak semudah yang diperkirakan oleh banyak perusahaan/ pengusaha.  Banyak Franchise yang secara investasi telah menghabiskan dana yang cukup besar namun ternyata dalam realitasnya menjadi tidak sukses.

Lalu bagaimana strategi yang tepat bagi perusahaan untuk mengembangkan sistem Franchise. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh perusahaan.

(1) Konsep Produk yang Kuat

Kekuatan produk adalah hal yang utama dalam pengembangan Sistem Franchise. Keunikan serta pengembangan konsep-konsep baru adalah hal yang penting untuk dipastikan disediadakan oleh perusahaan yang mengembangkan sistem Franchise.  Inovasi adalah suatu investasi yang sulit untuk dikelola, mengingat dengan sangat mudahnya perusahaan lain meniru. Namun, perusahaan harus memastikan posisinya adalah sebagai pioner yang kuat sehingga menjadi tidak mudah bagi perusahaan lain untuk meniru.  Pastikan dinamisme dari produk terjaga.

Untuk menyusun konsep produk yang kuat, perusahaan harus memastikan melakukan proses riset dan evaluasi yang tentung saja didukung oleh tim R&D yang memiliki komitmen atas inoviasi.

(2) Sistem/ SOP Perusahaan

Franchise adalah berkaitan dengan konsistensi.  Dimana di setiap tempat, konsumen akan mendapatkan pelayanan yang sama serta tata lay out yang sama.  Dalam beberapa kondisi, perusahaan harus dapat memastikan telah memiliki SOP yang menjadi bagian penting sebagai standar untuk pengelolaan unit usaha yang dijalankan oleh mitra. Tata kelola operasional dan komunikasi menjadi kunci utama dalam proses pengembangan bisnis berbasiskan franchise.

(3) Pengendalian dan Evaluasi

Perusahaan harus memastikan hubungan dengan mitra menjadi tidak terputus.  Adanya pengendalian kualitas, proses, SDM (Sumber Daya Manusia), untuk beberapa kasus adalah pengendalian keuangan menjadi nilai yang penting. Perusahaan harus memastikan bahwa pihak mitra memegang komitmen yang kuat sesuai dengan kesepekatan.

Apakah perusahaan Anda tertarik untuk mengembangkan sistem Franchise? Atau perusahaan Anda tertarik untuk memperbaiki sistem Franchise? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk mengoptimalkan pengembangan strategi dari perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)