Menyeimbangkan Punishment dan Reward

Salah satu hal yang penting yang menjadi pertimbangan dalam menjalankan program punishment dan reward dalam perusahaan adalah menyeimbangkan konsep ini secara tepat.  Dalam beberapa perusahaan ditemukan bahwa memberikan konsep punishment yang terlalu keras dan mengikat justru akan menutup proses penciptaan motivasi dalam diri karyawan.

Konsep dan dinamika dari motivasi terbentuk dari munculnya penghargaan terhadap pencapaian target kinerja karyawan.  Ibarat seorang pelari, untuk pelatihan tentu dimulai dari ukuran yang paling pendek jaraknya, kemenangan pada jarak pendek dapat menciptakan rasa percaya diri yang membuat pelari tersebut dapat menempuh waktu yang lebih lama dan lebih panjang.

Pemberian punishment tanpa reward dapat mengakibatkan seorang karyawan tidak mendapatkan suatu alasan untuk mencapai titik tujuan sesuai dengan persyaratan yang ada.  bagaimana pengembangan dari prilaku motivasi dari karyawan sulit untuk terbentuk dan justru akan menimbulkan demotivasi.  Hal yang menarik bukan? Lakukan proses analisis dan penyusunan punishment dan reward yang tepat dalam perusahaan Anda.  Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk mengoptimalkan penyusunan aspek ini. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Menyiasati Office Conflict dengan Tepat

Dalam kondisi persaingan bisnis yang sangat ketat dan di mana inovasi sebegitu mudahnya untuk disalin tanpa adanya proteksi hukum.  Maka sudah menjadi hal yang sangat lumrah apabila kompetisi akan terasa di dalam internal perusahaan.  Alih-alih melihat performa kerja dengan nilai obyektif, bagi beberapa perusahaan konsep subyektifitas dapat meningkat.  Dengan mengatasnamakan perkembangan karir, personel-personel yang ada di dalam perusahaan terlibat secara aktif dan pasif terhadap konflik itu sendiri.

Akan menjadi sangat penting bagi manajemen, baik pelaku maupun profesional yang ada dalam perusahaan untuk menyiasati konflik dan memastikan pengembangan dari aspek konflik menjadi hal yang positif.  Pelatihan terkait dengan manajemen konflik dapat membantu pihak profesional untuk mengidentifikasi konflik dan mengelola konflik dalam artian yang tepat.  Sehingga manajemen tidak terjebak ke dalam konsep pengelolaan yang salah dan tenggelam di dalam konflik itu sendiri. Lakukan pencarian referensi eksternal yang tepat untuk memastikan Anda memahami pola pengelolaan manajemen konflik dalam perusahaan Anda.  (amarylliap@gmail.com, 08129369926)